Monthly Archives: April 2015

[LAB 10] : KONFIGURASI STATIC ROUTE DI MIKROTIK

Assalamualaikum WR WB

Selamat sore, 

Sudah lumayan lama saya tidak menulis blog lagi dikarenakan tugas kuliah makin lama makin banyak, hehehe. Oke, pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang konfigurasi statik route menggunakan router mikrotik. Pada dasarnya konsep statik route di router mikrotik dan router cisco tidak jauh berbeda, yang berbeda hanyalah syntax dari command tiap router yang berbeda. 

Pengertian Statik Route

Diketahui untuk meneruskan sebuah paket dari jaringan satu ke jaringan lain yang berbeda segmen jaringan diperlukan sebuah mekanisme yang bernama routing. Routing itu sendiri merupakan penentu jalur terbaik yang dipilih untuk meneruskan paket ke jaringan yang dituju. Routing memiliki 3 jenis, yaitu :
  1. Statik Routing
  2. Default Routing
  3. Dynamic Routing

Topologi Statik Route


Untuk kali ini saya hanya menjelaskan tentang statik route. Statik route merupakan teknik routring dimana penentuan jalur-jalur paket tidak menggunakan algoritma routing melainkan seorang network engineer lah yang menentukan sendiri kemana paket akan dituju. 

Untuk mengkonfigurasikan statik route, seorang network engineer harus mengetahui next hop atau ip address dari router tetangga yang terhubung langsung dengan router yang akan di konfig. Sebegai contoh Router1 memiliki ip address 10.10.10.1 terhubung dengan Router2 yang memiliki ip address 10.10.10.2. Router1 memiliki next hop yaitu 10.10.10.2 dan Router2 memiliki next hop 10.10.10.1. 

Konfigiruasi 

Konfigurasi IP Address 



Konfigurasi IP Address Mikrotik 1



Konfigurasi IP Address Mikrotik 2



Konfigurasi IP Address Mikrotik 3

Konfigurasi IP Route



Konfigurasi Statik Route Mikrotik 1



Konfigurasi Statik Route Mikrotik 2



Konfigurasi Statik Route Mikrotik 3

Konfigurasi diatas berdasarkan dengan gambar topologi diatas. Router mikrotik1 memiliki next hop 10.10.10.2 dan 10.10.10.10, itu sebabnya gateway yang dimasukan adalah ip address dari next hop router tetangga. Begitu juga dengan router mikrotik2 dan router mikrotik 3.



Verifikasi 

PC4


Terlihat PC4 bisa melakukan ping menuju PC5 dan PC6. 

PC5


Terlihat PC5 bisa melakukan ping menuju PC4 dan PC6

PC6


Terlihat PC6 bisa melakukan ping menuju PC4 dan PC5

Penutup 

Demikian penjelasan saya mengenai konfigurasi statik route di router mikrotik. Semoga bisa bermanfaat untuk para pembaca semua. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. 

Wassalamualaikum WR WB

Refrensi :

http://wiki.mikrotik.com/wiki/Manual:Simple_Static_Routing

http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=44

Rendra Towidjojo. 2013. Mikrotik Kungfu Kitab 2. Jakarta. Jasakom

[LAB 10] : KONFIGURASI STATIC ROUTE DI MIKROTIK

Assalamualaikum WR WB

Selamat sore, 

Sudah lumayan lama saya tidak menulis blog lagi dikarenakan tugas kuliah makin lama makin banyak, hehehe. Oke, pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang konfigurasi statik route menggunakan router mikrotik. Pada dasarnya konsep statik route di router mikrotik dan router cisco tidak jauh berbeda, yang berbeda hanyalah syntax dari command tiap router yang berbeda. 

Pengertian Statik Route

Diketahui untuk meneruskan sebuah paket dari jaringan satu ke jaringan lain yang berbeda segmen jaringan diperlukan sebuah mekanisme yang bernama routing. Routing itu sendiri merupakan penentu jalur terbaik yang dipilih untuk meneruskan paket ke jaringan yang dituju. Routing memiliki 3 jenis, yaitu :
  1. Statik Routing
  2. Default Routing
  3. Dynamic Routing

Topologi Statik Route


Untuk kali ini saya hanya menjelaskan tentang statik route. Statik route merupakan teknik routring dimana penentuan jalur-jalur paket tidak menggunakan algoritma routing melainkan seorang network engineer lah yang menentukan sendiri kemana paket akan dituju. 

Untuk mengkonfigurasikan statik route, seorang network engineer harus mengetahui next hop atau ip address dari router tetangga yang terhubung langsung dengan router yang akan di konfig. Sebegai contoh Router1 memiliki ip address 10.10.10.1 terhubung dengan Router2 yang memiliki ip address 10.10.10.2. Router1 memiliki next hop yaitu 10.10.10.2 dan Router2 memiliki next hop 10.10.10.1. 

Konfigiruasi 

Konfigurasi IP Address 



Konfigurasi IP Address Mikrotik 1



Konfigurasi IP Address Mikrotik 2



Konfigurasi IP Address Mikrotik 3

Konfigurasi IP Route



Konfigurasi Statik Route Mikrotik 1



Konfigurasi Statik Route Mikrotik 2



Konfigurasi Statik Route Mikrotik 3

Konfigurasi diatas berdasarkan dengan gambar topologi diatas. Router mikrotik1 memiliki next hop 10.10.10.2 dan 10.10.10.10, itu sebabnya gateway yang dimasukan adalah ip address dari next hop router tetangga. Begitu juga dengan router mikrotik2 dan router mikrotik 3.



Verifikasi 

PC4


Terlihat PC4 bisa melakukan ping menuju PC5 dan PC6. 

PC5


Terlihat PC5 bisa melakukan ping menuju PC4 dan PC6

PC6


Terlihat PC6 bisa melakukan ping menuju PC4 dan PC5

Penutup 

Demikian penjelasan saya mengenai konfigurasi statik route di router mikrotik. Semoga bisa bermanfaat untuk para pembaca semua. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. 

Wassalamualaikum WR WB

Refrensi :

http://wiki.mikrotik.com/wiki/Manual:Simple_Static_Routing

http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=44

Rendra Towidjojo. 2013. Mikrotik Kungfu Kitab 2. Jakarta. Jasakom

[LAB 10] : KONFIGURASI STATIC ROUTE DI MIKROTIK

Assalamualaikum WR WB

Selamat sore, 

Sudah lumayan lama saya tidak menulis blog lagi dikarenakan tugas kuliah makin lama makin banyak, hehehe. Oke, pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang konfigurasi statik route menggunakan router mikrotik. Pada dasarnya konsep statik route di router mikrotik dan router cisco tidak jauh berbeda, yang berbeda hanyalah syntax dari command tiap router yang berbeda. 

Pengertian Statik Route

Diketahui untuk meneruskan sebuah paket dari jaringan satu ke jaringan lain yang berbeda segmen jaringan diperlukan sebuah mekanisme yang bernama routing. Routing itu sendiri merupakan penentu jalur terbaik yang dipilih untuk meneruskan paket ke jaringan yang dituju. Routing memiliki 3 jenis, yaitu :
  1. Statik Routing
  2. Default Routing
  3. Dynamic Routing

Topologi Statik Route


Untuk kali ini saya hanya menjelaskan tentang statik route. Statik route merupakan teknik routring dimana penentuan jalur-jalur paket tidak menggunakan algoritma routing melainkan seorang network engineer lah yang menentukan sendiri kemana paket akan dituju. 

Untuk mengkonfigurasikan statik route, seorang network engineer harus mengetahui next hop atau ip address dari router tetangga yang terhubung langsung dengan router yang akan di konfig. Sebegai contoh Router1 memiliki ip address 10.10.10.1 terhubung dengan Router2 yang memiliki ip address 10.10.10.2. Router1 memiliki next hop yaitu 10.10.10.2 dan Router2 memiliki next hop 10.10.10.1. 

Konfigiruasi 

Konfigurasi IP Address 



Konfigurasi IP Address Mikrotik 1



Konfigurasi IP Address Mikrotik 2



Konfigurasi IP Address Mikrotik 3

Konfigurasi IP Route



Konfigurasi Statik Route Mikrotik 1



Konfigurasi Statik Route Mikrotik 2



Konfigurasi Statik Route Mikrotik 3

Konfigurasi diatas berdasarkan dengan gambar topologi diatas. Router mikrotik1 memiliki next hop 10.10.10.2 dan 10.10.10.10, itu sebabnya gateway yang dimasukan adalah ip address dari next hop router tetangga. Begitu juga dengan router mikrotik2 dan router mikrotik 3.



Verifikasi 

PC4


Terlihat PC4 bisa melakukan ping menuju PC5 dan PC6. 

PC5


Terlihat PC5 bisa melakukan ping menuju PC4 dan PC6

PC6


Terlihat PC6 bisa melakukan ping menuju PC4 dan PC5

Penutup 

Demikian penjelasan saya mengenai konfigurasi statik route di router mikrotik. Semoga bisa bermanfaat untuk para pembaca semua. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. 

Wassalamualaikum WR WB

Refrensi :

http://wiki.mikrotik.com/wiki/Manual:Simple_Static_Routing

http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=44

Rendra Towidjojo. 2013. Mikrotik Kungfu Kitab 2. Jakarta. Jasakom

Apa itu Amazon S3?

Halo bro, artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yang membahas tentang apa itu AWS Amazon (Amazon Web Services), di dalam AWS Amazon ada products yang bernama Amazon S3, pertanyaan nya apa Fungsi dari Amazon S3?

amazon-s3-cloud-storage

Itu mungkin pertanyaan yang muncul dalam benak kita saat mendengar Amazon S3. Amazon S3 (Simple Storage Service) adalah layanan media penyimpanan awan (Cloud) yang di sediakan oleh Amazon. Media penyimpanan tersebut dapat diakses dari mana saja dan kapan saja. Untuk dapat mengakses media penyimpanan tersebut kita dapat menggunakan web service yaitu dengan menggunakan metode REST, SOAP dan BitTorrent.

Amazon S3 pertama kali diluncurkan pada Maret 2006, dan sampai sekarang sudah terdapat lebih milyaran object (data) yang tersimpan. Data yang disimpan dalam Amazon S3 sangat aman dan kita dapat menyambungnya dengan aplikasi web dengan menggunakan Amazon SDK (Software Development Kit). Ini tentunya akan memberikan performa yang lebih terhadap aplikasi web kita.

Contoh-contoh penggunaan Amazon S3 dalam Web Development:

  • Sebgai media penyimpanan file static, seperti: html, css, js, jpg, pnf, gif dan lain-lainnya.

  • Sebgai media backup. Dengan melakukan backup secara teratur kita dapa menghindari kehilangan data. Sedangkan backup yang terlalu banyak menyebabkan redundancy. Kita dapat melakukan backup langsung ke Amazon S3, dimana data kita disana aman dan kita dapat mengaksesnya kembali dengan mudah. Banyak sekali script-script yang membantu kita untuk melakukan backup langsung ke Amazon S3, khusus nya WordPress

  • Sebgai media CDN (content delivery network) dengan menggabungkannya dengan Amazon CloudFront.

  • Sebagai tempat untuk menyimpan file-file yang dapat di unduh berbayar (secure download page) dengan aman karena memiliki mekanisme autentikasi.

Selain penggunaannya dalam web development, Amazon S3 ini juga terintegrasi dengan Amazon EC2 sebagai Amazon EBS (Elastic Block Store), dimana Amazon EC2 menggunakan Amazon S3 ini sebagai media penyimpanannya. Dan jika kita memiliki infrastruktur yang lebih besar, kita bisa menggunakan Amazon Storage Gateway, yaitu hybrid antara private cloud dengan Amazon S3. dengan menggunakan Amazon Storage Gateway ini kita dapat meyimpan file atau media lainnya secara local, dan memiliki kemampuan sinkronisasi otomatis ke Amazon S3, hal ini tentunya dapat digunakan sebagai media backup yang sangat handal.

Harga Amazon S3

Jika kita pertama kali mendaftar ke Amazon S3, maka kita mendapat kan sampai 5GB gratis. Selanjutnya jika kita melebihi 5GB maka kita akan dikenakan biaya $0,125 per GB nya.

Perbandingan Amazon S3 dengan Dropbox, Google Drive dan SkyDrive

Untuk melihat perbandingan harga dan fungsi antara Google Drive, Sky Drive dan DropBox bisa langsung meluncur ke artikel yang di tulis oleh mas Akmalul sebelumnya dengan sangat baik sekali. Namun fitur utama yang saya ingin sampaikan dalam perbandingan ini adalah fitur mekanisme autentikasi.

Google Drive, Sky Drive dan DropBox hanya dapat digunakan sebagai media penyimpanan personal, dan jika kita melakukan berbagi (sharing), kita hanya dapat memilih kepada siapa kita ingin bagikan atau langung memberi akses secara publik. Ini tentunya membuat kita tidak bisa menggunakannya untuk menaruh file-file yang ingin kita jual atau kita proteksi.

Dengan menggunakan Amazon S3, kita dapat memberi autentikasi atau hak akses sementara kepada user yang ingin mengakses file-file yang kita proteksi tersebut. Hal ini dapat kita integrasi kan dengan menggunakan Amazon SDK ke aplikasi web yang kita miliki. Sebagai contoh adalah ThemeForest.net, dimana situs jual beli design dan script tersebut menggunakan Amazon S3 sebagai media penyimpanan file-file yang dijual.

Saya akan membahas cara melakukan autentikasi sementara dengan Amazon S3 ini di artikel saya yang selanjutnya.

Amazon S3 Client

Untuk dapat mengakses Amazon S3, kita membutuhkan perangkat lunak tambahan. Yang akan saya bahas adalah perangkat lunak yang dapat didapatkan secara gratis alias freeware:

  • S3Fox: salah satu pengaya (addon) Mozilla Firefox untuk mengatur dan mengakses Amazon S3. Karena berjalan diatas Firefox browser maka perangkat ini dapat berjalan secara cross platforms.

  • S3Browser: perangkat lunak yang jalan pada Windows untuk mengatur dan mengakses Amazon S3.

  • S3Browser For Windows Live Writer: pengaya (addon) pada Windows Live Writer yang memungkinkan kita untuk mengakses Amazon S3 melalui Windows Live Writer

  • Panic Transmit: perangkat lunak yang berjalan diatas Mac OS, memudahkan pengguna Mac OS untuk mengatur dan mengakses Amazon S3.

  • CrossFTP: perangkat lunak dapat berjalan diatas Windows, Linux dan Mac OS.

  • CloudBerry Explorer: meruapakan salah satu perangkat lunak favorit saya dalam mengatur dan mengakses Amazon S3. Selain fitur nya yang kaya, dan bisa mengatur lebih dari satu akun Amazon S3.

  • Gladinet: salah satu perangkat lunak untuk mengatur dan mengakses Amazon S3 yang berjalan diatas Windows. Fitur yang menarik bagi saya dari perangkat lunak ini adalah dapat menjadikan Amazon S3 sebagai Network Drive pada Windows.

Asik jadi sekarang udah tau dong? Semoga bermanfaat bro

Sumber

The post Apa itu Amazon S3? appeared first on Fahmi - Belajar dari Pengalaman.

Apa itu AWS Amazon (Amazon Web Services)?

Selamat sore brooooo, asik baru kemaren post artikel sekarang udah post artikel lagi mumpung lagi libur 3 hari, oh iya kali ini mau post artikel tentang AWS Amazon. Banyak orang tau Amazon itu adalah E-commerce iya emang benar. tapi amazon juga punya banyak bisnis selain E-commerce, kalau agan penasaran apa itu AWS Amazon (Amazon Web Services) ini dia.

Amazon Web Services adalah sekumpulan layanan-layanan berbasis cloud yang di sediakan oleh Amazon semenjak tahun 2002. Meskipun salah satau perusahaan raksasa internet ini sering kita kenal untuk membeli buku, namun sekarang Amazon telah menambah layanan nya dalam hal infrastrutktur cloud. Yang lebih menakjubkan lagi adalah Amazon Web Services ini menyediakan layanan-layanan nya yang saling terintegrasi dan mudah kustomisasi.

Layanan-layanan Amazon Web Services

Layanan-layanan Amazon Web Services dapat di kelompokkan menjadi 5 bagian besar:

  • Layanan Komputasi: Layanan ini di khususkan untuk memberi infrastruktur untuk pengguna yang ingin menggunakan Amazon untuk melakukan komputasi seperti server atau clustered server. Dimana server-server tersebyt disebut instance. Kita dapat memiliki lebih dari 1 instance dan dapat tersebar di semua datacenter Amazon. Instance-instance tersebut juga dapat di kustomisasi sesuai dengan keingina user.
  • Layanan Penyimpanan: Layanan ini di khususkan untuk memberi infrastruktur untuk pengguna yang ingin menggunakan Amazon untuk melakukan penyimpanan. Layanan ini dapat digunakan oleh user sebagai media backup maupun Content Delivery Network (CDN). Data-data kita di simpan dengan aman, cepat dan dapat diandalkan
  • Layanan Basis Data: Layanan ini di khususkan untuk basis data, dimana basis data kita tersebut disimpan di cloud, dan dapat di akses dari mana saja secara aman, cepat dan terpecaya. Layanan ini tentunya sangan menghemat waktu bagi para pengembang aplikasi web, karena akan menghemat banyak waktu dalam melakukan konfigurasi dan replikasi data.
  • Layanan Jaringan: Layanan ini di khususkan untuk mengatur jaringan antara layanan-layanan yang di dalam cloud maupun di luar cloud. Salah satu layanan nya adalah DNS Server yang memberikan kita kemudahan untuk konfigurasi DNS website domain yang kita miliki dengan harga yang sangat terjangkau dan sangat cepat
  • Layanan Aplikasi: Layanan aplikasi ini desediakan oleh Amazon untuk melengkapi layanan-layanan yang lainnya. Layanan-layanan ini seperti aplikasi pencarian, aplikasi notifikasi, aplikasi email server, aplikasi workflow.

Layanan Komputasi

Layanan komputasi yang di sediakan oleh Amazon Web Services ini adalah:

  • Amazon Elastic Compute Cloud (EC2) adalah platform komputasi berupa virtual computer yang dapat di kustomisasi maupun di kembangkan dengan menggunakan prinsip cluster dan load balance. Untuk deployment nya sendiri sangat mudah sekali karena hanya perlu memilih image yang disebut AMI (Amazon Machine Instances) dan setup hanya perlu 5-10 menit. Lihat disini untuk cara melakukan setupAmazon EC2.
  • Amazon Elastic Map Reduce adalah layanan yang membantu analisis data seperti data penjualan, data stock, data server log dan lain-lain. Yang kemudian data-data tersebut dapat di konversikan menjadi sebuah hasil analisis yang dapat digunakan dalam sistem pengambil keputusan.
  • Elastic Load Balancing adalah layanan yang menjadi satu paket dengan Amazon EC2, dimana layanan ini berfungsi untuk menyeimbangkan beban antara instance-instance yang kita miliki dalam Amazon EC2.

Layanan Penyimpanan

Layanan penyimpanan yang di sediakan oleh Amazon Web Services ini adalah:

  • Amazon Simple Storage Service (S3) adalah salah satu layanan media penyimpanan yang paling favorit di media internet. Karena selain harganya sangat murah, layanan ini juga sangat aman dan sangat dapat diandalkan. Namun tidak hanya itu, layanan ini juga terintegrasi dengan layanan-layanan amazon lainnya, khusus nya Amazon EC2, dimana akan menggunakan EBS storage yang disimpan diatas Amazon S3 ini. Dengan bantuan perangkat lunak yang kita install di komputer kita, kita dapat menjadikan Amazon S3 ini menjadi shared folder maupun Network Attached Storage.
  • Amazon Elastic Block Store (EBS) adalah layanan ini juga merupakan salah satu paket dari Amazon EC2, dimana sistem operasi yang berjalan diatas Amazon EC2 membutuhkan harddrive, dan EBS storage ini adalah sebagai penggantinya. EBS ini juga merupakan media yang disimpan diatas Amazon S3
  • AWS Storage Gateway adalah layanan penyimpanan yang disediakan Amazon untuk perusahaan berskala besar. Dimana layanan ini membutuhkan VMware HyperX dengan requirements yang cukup tinggi. Layanan ini dapat menjadikan media penyimpanan yang ada di local cloud kita tersinkronisasi otomatis dengan media penyimpanan yang ada di Amazon S3. Sangat cocok bagi perusahaan yang memiliki banyak data sensitif dan butuh offsite backup.
  • Amazon CloudFront adalah layanan untuk distribusi konten ke berbagai lokasi server Amazon. Layanan ini digunakan untuk Content Delivery Network (CDN), yang banyak di gunakan untuk aplikasi web sehingga kecepatan load untuk konten akan jauh berkurang, sebab konten diambil dari lokasi terdekat dari user yang sedang melakukan akses ke website.

Layanan Basis Data

Layanan basis data yang di sediakan oleh Amazon Web Services ini adalah:

  • Amazon Relational Database Service (RDS) adalah layanan server basis data dimana data dan server akan berada di cloud yang akan menjamin kualitas koneksi, kecepatan, keamanan dan kehandalan. Kita dapat memiliki aplikasi server yang kita mau seperti: MySQL, Oracle dan SQL Server.
  • Amazon DynamoDB adalah layanan server basis data yang NoSQL dengan kualitas koneksi, kecepatan, keamanan dan juga mudah di setup dan konfigurasi. Layanan ini juga memiliki kemudahan skalabilitas yang artinya data dapat berkembang dan menyusut sesuai dengna keperluan.
  • Amazon SimpleDB adalah layanan server basis data yang NoSQL yang mirip dengan Amazon DynamoDB namun dengan skala yang lebih kecil.
  • Amazon ElastiCache adalah layanan memory cache di atas cloud. Dengan menggunakan layanan ini kita dapat meningkatkan performa dari aplikasi web yang kita memiliki dengan menyimpan cache di atas cloud dan tidak membebani server web aplikasi itu sendiri.

Layanan Jaringan

Layanan jaringan yang di sediakan oleh Amazon Web Services ini adalah:

  • Amazon Route 53 adalah layanan untu domain name server (DNS), layanan ini memberikan akses yang cepat dan aman untuk domain dari aplikasi web yang kita miliki. Dengan layanan ini kita dapat dengan bebas mengatur DNS dari web domain kita. Layanan ini juga memiliki fitur load balance jika kita memiliki lebih dari 1 server.
  • Amazon Virtual Private Cloud (VPC) adalah layanan ini untuk memudahkan kita membuat private cloud kita sendiri dengan menggabungkan layanan-layanan yang ada dalam Amazon Web Services. Dengan layanan ini kita dapat membangun infrastruktur cloud kita sendiri seperti membangun datacenter diatas cloud.

Layanan Aplikasi

Layanan aplikasi yang di sediakan oleh Amazon Web Services ini adalah:

  • Amazon CloudSearch adalah layanan ini adalah untuk menggabungkan fungsi pencarian dari Amazon Cloud Search dengan aplikasi yang kita miliki. Keuntungannya adalah mudah di integrasikan dengan aplikasi yang kita miliki dan menyediakan fungsi pencarian yang akurat dan cepat tanpa membebani server kita sendiri. Dalam hal ini akan meningkatkan performa dari aplikasi website yang kita miliki.
  • Amazon Simple Workflow Service (SWF) adalah layanan alur kerja dan otomasi dari aplikasi-aplikasi yang kita miliki. Dengan layanan ini kita bisa mengotomasi proses bisnis kita atau mengelola infratruktur cloud kita yang ada di dalam Amazon Web Service.
  • Amazon Simple Queue Service (SQS) adalah layanan yang menyediakan sistem antrian pesan/intruksi dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya. Dengan Amazon SQL ini memudahkan pengembang (developer) untuk membuat otomasi alur kerja antara Amazon EC2 dengan layanan lainnya.
  • Amazon Simple Notification Service (SNS) adalah layanan ini adalah seperti mailing list, dimana kita dapat melakukan notifikasi kepada klien, nasabah maupin pengguna-pengguna lainnya dengan mengirimkan Email dan SMS.
  • Amazon Simple Email Service (SES) adalah layanan Email yang memperbolehkan menggunakan email server cloud untuk mengirimkan email dengan aman dan cepat. Layanan ini mengurangi kompleksitas kita dalam membangun atau menggunakan email servis lainnya karena Amazon SES ini juga sudah terintegrasi dengan layanan-layanan Amazon lainnya.

 

Artikel Selanjut nya membahas tentang Amazon S3

 

Semoga bermanfaat bro :)

Sumber

The post Apa itu AWS Amazon (Amazon Web Services)? appeared first on Fahmi - Belajar dari Pengalaman.

kegunaan Cloudlinux dan Lightweight Virtual Environment

Selamat datang bulan april, gak terasa blog ini hampir mau 2 tahun aja umur nya. kali ini mau ngebahas tentang apa  itu Cloudlinux dan Lightweight Virtual Environment dan keunggulannya, oke langgsung saja.

CloudLinux adalah sebuah sistem operasi (OS) komersial yang didukung dan memungkinkan untuk dipertukarkan dengan distribusi RPM-base (Redhat Package Manager) paling populer. CloudLinux menerapkan Lightweight Virtual Environment Technology (LVE) yaitu teknologi isolasi yang meningkatkan densitas server, stabilitas dan kehandalan. LVE membatasi jumlah sumber daya (CPU, I/O dan memory) yang tersedia untuk suatu proses tertentu atau pelanggan/user.

CloudLinux memang dikhususkan bagi penyedia jasa webhosting dengan memberikan fitur-fitur yang memang sangat didambakan oleh para penyedia webhosting. CloudLinux sangat ringan dan transparan, LVE akan membungkus account yang ada di shared hosting dan memberikan kontrol kepada penyedia hosting untuk sumber daya CPU.

Beberapa hal yang bisa dilakukan LVE diatantaranya :

  • Memberikan penyedia hosting kontrol atas sumber daya CPU (I / O dan memori batas akan dirilis)
  • Mencegah account yang menggunakan resource server berlebih dan membebani kinerja server
  • Melindungi server dari masalah tak terduga yang menguras sumber daya
  • Meningkatkan densitas sehingga Anda dapat memiliki account hosting lebih banyak di satu server
  • Mengidentifikasi account yang berlebihan menggunakan sumber daya sehingga Anda dapat mengatasi kebutuhan mereka
  • Menurunkan risiko dan meningkatkan efisiensi pada shared server
  • Meningkatkan kinerja server

CloudLinux dirancang untuk mengungguli OS standar

standard_vs_cloudlinux

OS Standar

  • Beberapa situs web per server
  • Setiap situs web dapat menguras sumber daya untuk berbagai alasan
  • Situs tunggal dapat melakukan overload server
  • Tidak ada pengamanan tambahan atau perlindungan dari hacker atau script yang menguras sumber daya
  • Meningkatkan risiko dan menurunkan efisiensi server

CloudLinux

  • Sumber Daya dibungkus melalui LVE Teknologi
  • LVE mencegah website individu dari terlalu banyak menggunakan sumber daya
  • Teknologi LVE menyediakan keamanan yang lebih baik dan melindungi server dari isu-isu yang menguras sumber daya untuk penyewa lain
  • Single website dapat tidak terlalu membebani server
  • Memungkinkan anda memaksimalkan banyak situs di satu server
  • Menurunkan risiko, meningkatkan efisiensi dan meningkatkan kinerja server

CloudLinux terus mengembangkan dan menambah fitur-fiturnya seperti CageFS, Multiple PHP Version, MySQL Governor dan masih banyak lagi.

CloudLinux juga telah mendukung software-software yang banyak digunakan seperti Litespeed, R1Soft dan Ksplice.  Selain itu juga telah mendukung di banyak control panel seperti cPanel, Plesk, Interworx, ISP manager, DirectAdmin dan Webmin.

Semoga bermanfaat bro :)

references: