Monthly Archives: February 2014

Install Wget di OS X Mountain lion 10.8.5

Cara Install Wget di OS X Mountain Lion

Hi guys, duh lama banget iya gak update-update blog huhuhu maklum lagi banyak banget tugas campus :(

oke guys di tutorial kali ini saya akan membahas gimana cara menginstall wget di OS X – Mountain lion ( 10.8.5)

 

Apa sih fungsi Wget itu?

 
GNU Wget, seringkali hanya disebut wget, adalah sebuah program komputer sederhana yang mengambil materi dari web server, dan merupakan bagian dari Proyek GNU. Namanya diturunkan dari World Wide Web dan get, konotatif dari fungsi primernya. Program ini mendukung pengunduhan melalui protokol HTTP, HTTPS, dan FTP, protokol berbasis TCP/IP yang paling luas digunakan untuk penjelajahan web.
Fitur-fiturnya meliputi pengunduhan rekursif, konversi pranala untuk peninjauan offline dari HTML lokal, mendukung proxy, dan lebih banyak lagi. Pertama kali muncul pada tahun 1996, dilatarbelakangi oleh ledakan penggunaan Web, menyebabkan penggunaan yang luas di antara para pengguna Unix dan distribusi Linux terkemuka. Ditulis menggunakan bahasa C portabel, Wget dapat diinstal secara mudah pada sistem mirip-Unix apa saja dan telah diportasi ke beberapa lingkungan, termasuk Mac OS X, Microsoft Windows, OpenVMS dan AmigaOS.
Wget digunakan sebagai basis program-program GUI semisal Gwget untuk desktop GNOME. Dirilis di bawah Lisensi Publik Umum GNU v3, Wget adalah perangkat lunak bebas.

*Penjelasan wget di atas di ambil melalui wikipedia.

 

 

Oke langgsung saja, ini perdana saya membuat tutorial di blog ini menggunakan video, mau coba membuat tutorial menggunakan video ceritanya :)

Tutorial Install WGET for OS X Mountain Lion from Finc on Vimeo.

Semoga Bermanfaat bro, coment iya jika ada kekurangan di video tutorial pertama ane di blog ini :)

List All Constraints of Database or Table in SQL Server

A constraint is defined as a specific rule applied to data in a table in such a way when the constraint is violated, the action is aborted. Constraint can be specified when the table is created (inside the CREATE TABLE statement) or after the table is created (inside the ALTER TABLE statement).

Many times when we use action like: INSERT, UPDATE, DELETE, we get error(s) because on or the other constraint is violated. It’s getting annoying when we are new to this database and don’t know what constraints are set on the tables.

In this article, we will discuss about how to list all the constraints in a database. All the methods given have been tested on SQL Server 2012.

Method 1: Using sys.objects

sys.objects is a special table which contains row for each user-defined, schema-scoped object that is created within a database. Including our constraint.

All we need to do is query that table.

-- To Display all the Constraints in the Database
SELECT *
FROM [sys].[objects]
WHERE [type_desc] LIKE '%CONSTRAINT'

The above query will display all the fields of sys.objects. For convenience use, we can refine it to display in elegant way.

-- To Display all the Constraints in the Database
SELECT OBJECT_NAME(object_id) AS [ConstraintName],
       SCHEMA_NAME(schema_id) AS [SchemaName],
       OBJECT_NAME(parent_object_id) AS [TableName],
       [type_desc] AS [ConstraintType]
FROM [sys].[objects]
WHERE [type_desc] LIKE '%CONSTRAINT'

We can also display all the constraints of a table, let say ‘NEST_User’, by querying:

-- To Display all the Constraints in table 'Nest_User'
SELECT OBJECT_NAME(object_id) AS [ConstraintName],
       SCHEMA_NAME(schema_id) AS [SchemaName],
       [type_desc] AS [ConstraintType]
FROM [sys].[objects]
WHERE [type_desc] LIKE '%CONSTRAINT' AND OBJECT_NAME(parent_object_id)='NEST_User'

Method 2: Using INFORMATION_SCHEMA.TABLE_CONSTRAINTS

information schema view is one of several methods SQL Server provides for obtaining metadata. It provides an internal, system table-independent view of the SQL Server metadata. However, it has one shortcoming; it won’t display the default constraints of the database.

– To Display all the Constraints in the Database

SELECT * 
FROM [INFORMATION_SCHEMA].[TABLE_CONSTRAINTS]

– To Display all the Constraints in table ‘NEST_User’
SELECT * 
FROM [INFORMATION_SCHEMA].[TABLE_CONSTRAINTS]
WHERE [TABLE_NAME]='NEST_User'

To display DEFAULT constraint in the database we can use following SQL statement.

– To Display Default Constraints in Database

SELECT OBJECT_NAME(PARENT_OBJECT_ID) AS [TABLE_NAME],
       [COL_NAME] (PARENT_OBJECT_ID, PARENT_COLUMN_ID) AS [COLUMN_NAME],
       [NAME] AS [DEFAULT_CONSTRAINT_NAME]
FROM [SYS].[DEFAULT_CONSTRAINTS]

[LAB 4] : KONFIGURASI DHCP DI MIKROTIK

Halo semua, pada kesempatan kali ini saya akan menejelaskan cara konfigurasi dhcp di router mikrotik. DHCP itu sendiri adalah kepanjangan dari Dynamic Host Configuration Protocol yang bertugas memberikan IP address kepada client dijaringan local. 

Dalam kasus ini kita masih menggunakan konfigurasi sebelumnya :



Gimana sih cara konfigurasinya ? untuk lebih jelasnya yuk simak :)

Konfigurasi DHCP Pool

Apabila kita ingin mengkonfigurasi dhcp, terlebih dahulu kita membuat dhcp pool. Dhcp pool berisi range dari ip address yang akan didistribusikan kepada client. Berikut konfigurasinya :




Untuk melihat hasil konfig bisa menggunakan perintah berikut :




Konfigurasi DHCP Gateway dan Network

Setelah kita melakukan konfig dhcp pool, sekarang kita akan melakukan konfig untuk menentukan network dan gateway dhcp tersebut. Berikut konfigurasinya :




Untuk melihat hasil konfigurasi bisa menggunakan perintah :




Konfigurasi DHCP

Setelah melakukan konfig dhcp pool dan dhcp gateway, sekarang kita bisa melakukan konfig dhcp untuk didistribusikan kepada client. Berikut konfigurasinya :



Untuk melihat konfigurasi dhcp bisa melakukan perintah berikut :



Terlihat diatas pada dhcp print yang pertama terlihat gambar x, untuk mengaktifkannya kita harus mengenablenya dulu. 

Pengamanan DHCP 

Setelah kita melakukan konfigurasi diatas alangkah baiknya kita melakukan pengamanan. Pengamanan ini difungsikan agar client tidak bisa melakukan penyettingan IP address secara static. Mereka haruslah menyetting secara dynamic. Apabila mereka tetap melakukan secara static maka mereka tidak akan terhubung ke router walaupun didalam range pool yang sudah di tetapkan. Berikut konfigurasinya :





Interface ether 2 juga kita lakukan hal yang sama. Berikut konfigurasinya :



Tes Konfigurasi dari Sisi Client

Untuk menggunakan dhcp yang sudah dikonfig tas. Client haruslah menyetting network managernya ke mode obtain ip address. 



Coba buka CMD untuk melihat ip address baru client 



Cobalah lakukan ping menuju gateway



Apabila mendapatkan reply berarti konfigurasi kalian berhasil, selamat :)

Demikian konfigurasi DHCP pada mikrotik, semoga bisa bermanfaat. Terima kasih sudah membaca :)

Sumber :

Moch. Linto Herlambang & Azis Catur L. 2008. Panduan lengkap Mikrotik RouterOS. Yogyakarta. ANDI

Rendra Towidjojo. 2013. Mikrotik Kungfu Kitab 1. Jakarta. Jasakom

[LAB 3] : KONFIGURASI PROXY DI MIKROTIK

Pengenalan Proxy 

Halo semua, kali ini saya akan menerangkan cara mengkonfigurasikan mikrotik sebagai proxy. Proxy pada mikrotik sebenarnya tidak berbeda dengan proxy server yang pernah saya terangkan sebelumnya dalam artikel pengertian proxy server. Yaa, proxy bertindak sebagai penyimpan cache dari website yang pernah dikunjungi oleh user/client. Jadi dengan adanya proxy kita jadi bisa mengurangi pemakaian bandwith yang besar. 



Kita masih menggunakan konfigurasi sebelumnya, yaitu pada artikel konfigurasi dasar mikrotik. Jadi artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya. 



Seperti apa sih konfigurasinya ? yuk mari simak :)

Konfigurasi Non-Transparent Proxy

Konfigurasi ini memberikan kebebasan kepada sisi client, ingin menggunakan proxy atau tidak. Apabila mereka ingin menggunakan proxy, mereka hanya tinggak menambahkan IP proxy di browser mereka. Berikut konfigurasinya :



Kita bisa melihat hasil dari komfigurasi diatas dengan perintah berikut :



Selanjutnya tambahkan IP di browser mereka. Dalam kasus ini saya menggunakan mozila untuk browsernya. Dimozilla pilih tools -> option -> network -> settings. Berikut konfigurasinya :



Untuk melakukan monitoring proxy, bisa menggunakan perintah :



Konfigurasi Transparent Proxy

Kofigurasi ini berbeda dengan konfigurasi sebelumnya. Konfigurasi ini memaksa client harus melewati proxy untuk mengakses website yang dituju. Jadi dari sisi client walaupun mereka tidak menambahkan IP pada browser mereka, mereka aka tetap menggunakan proxy. Berikut konfigurasinya :



Ubah konfigurasi pada browser, tools -> option -> network -> settings. Ganti menjadi auto detetct. 



Bisa dilihat hasil konfigurasi dan monitoring proxy menggunakan perintah berikut :





Access Control

Apabila kita menggunakan sebuah proxy, access control ini sangat penting agar proxy kita hanya dipakai oleh jaringan local yang kita ketahui saja. Apabila kita tidak melakukan konfig ini maka jaringan manapun bisa menggunakan proxy ini atau disebut open proxy. Berikut konfigurasinya :



Untuk melihat hasil konfigurasinya bisa dilihat dengan perintah :



Trafic Filter

Salah satu fungsi dari proxy adalah melakukan traffic filter terhadap situs situs online yang ada. Kita bisa melakukan allow access, deny access, atau redirect access terhadap suatu situs. Berikut konfigurasinya :



Konfig diatas memperlihatkan bahwa situs www.playboy.com tidak mendapat access/deny access.



Konfig diatas memperlihatkan bahwa situs www.bigboobs.com akan diredirect ke situs google. 

Cache Control

Cache control berguna agar memory pada router mikrotik tidak cepat habis. Kita bisa melakukan cache control terhadap file, tipe data yang bisa menghabiskan memory dari router. Berikut konfigurasinya :



Konfig diatas memperlihatkan bahwa proxy tidak akan menyimpan cache dari tipe file .iso dan .exe

Demikian konfigurasi proxy pada mikrotik, semoga bisa bermanfaat. Terima kasih sudah membaca :)

Sumber :

Moch. Linto Herlambang & Azis Catur L. 2008. Panduan lengkap Mikrotik RouterOS. Yogyakarta. ANDI

Rendra Towidjojo. 2013. Mikrotik Kungfu Kitab 1. Jakarta. Jasakom

PENGERTIAN FIREWALL SERVER

Pengertian Firewall



Firewall merupakan suatu cara/sistem/mekanisme yang diterapkan baik terhadap hardware , software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi, baik dengan menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan ruang lingkupnya. Segmen tersebut dapat merupakan sebuah workstation, server, router, atau local area network (LAN) anda.

Cara Kerja 

firewall adalah sebuah software aplikasi yang didesain untuk digunakan oleh end-user, yaitu pengguna komputer desktop/laptop sehingga sistem yang dilindungi terbatas kepada komputer yang diinstal personal firewall tersebut. Jika sebuah software firewall (atau software apapun) terinstal dalam sistem, kita perlu mengetahui sejelas mungkin apa yang dilakukan software tersebut.



Karena bagaimana pun, instalasi sebuah software tentu menambah beban sistem (kapasitas harddisk, penggunaan memorydan CPU saat dijalankan). Banyak sekali pilihan software personal firewall, tetapi secara fundamental, personal firewall mengerjain tugas-tugas sebagai berikut :

1. Mengontrol traffic jaringan

Traffic jaringan terjadi karena adanya komunikasi/pertukaran data antarkomputer/host. Salah satu cara mudah untuk melihatnya, klik pada Local Area Connection untuk menampilkan status. Jika Anda melihat paket send/received menunjukkan angka yang terus bertambah, maka saat itu terjadi lalu-lintas data masuk (received) dan keluar (send). Tugas firewall adalah menginspeksi paket-paket ini, apakah diijinkan atau ditolak, sesuai dengan konfigurasi access policy yang diberikan.Elemen-elemen paket data yang diinspeksi dapat berupa IP address dan port tujuan paket tersebut berasal, juga tentunya IP address dan port tujuan paket tersebut. Selain itu, header information paket juga dapat menjadi parameter filter.Bayangkan jika dalam hal ini komputer anda tidak menggunakan firewall, semua IP dan port yang available dapat digunakan oleh paket data, sementara tidak semua paket data Anda perlukan, atau justru berbahaya jika tidak dicegah. Misalnya, sebuahspyware yang secara diam-diam mengirimkan paket yang berisi data rahasia dari harddisk Anda. Selain data bocor, Anda juga telah menyia-nyiakan bandwicth dan kuota upload/download.

2. Memberikan notifikasi

Personal firewall memberikan notifikasi/peringatan saat sebuah aplikasi mencoba melakukan koneksi keluar. Peringatan-peringatan ini dapat mengganggu jika Anda tidak mengetahiu fungsinya, tetapi bagi yang memahami fungsinya, Anda dapat memilih langkah yang benar dengan menentukan apakah mengizinkan koneksi tersebut atau tidak. Banyak malware yang berusaha melakukan koneksi keluar, tetapi dengan fitur firewall ini, Anda dapat mengetahui kemana koneksi dilakukan, dari program apa, dan menggunakan port berapa.

3. Menentukan program yang dapat mengakses jaringan

Salah satu resiko jika Anda melakukan kofingurasi personal firewall adalah beberapa aplikasi intranet/internet bisa tidak bekerja. Firewall dapat melakukan block/unblock aplikasi, tetapi kebijakannya ada ditangan Anda.

Untuk mengetahui cara konfigurasi firewall server, bisa membaca artikel berikut :


PENGERTIAN PROXY SERVER

Pengertian Proxy Server



Proxy server adalah server yang berfungsi untuk menyimpan halaman-halaman website yang pernah dikunjungi. Fungsinya adalah sebagai cache,  jika sewaktu-waktu kita ingin mengunjungi website yang sama maka akan mengambil dari proxy server terlebih dahulu, dan jika belum ada barulah akan di teruskan ke server sebenarnya. Proxy server juga berfungsi sebagai security, seperti memblikir situs-situs yang dianggap berbahaya.

Cara Kerja

Cara kerja proxy server adalah client yang tersambung dengan proxy server dan meminta layanan tertentu seperti file, koneksi, akses web page, ataupun lainnya. Proxy server yang digunakan akan mengevaluasi permintaan layanan tersebut sesuai dengan aturan filternya. Sebagai contoh, proxy server dapat menyaring traffic berdasarkan IP (Internet Protocol) address. Jika permintaan itu divalidasi oleh fiternya, maka proxy akan menyediakan apa yang diminta dengan menyambung ke server yang diminta dan meminta layanan dari server tersebut untuk clientnya.

Proxy server memiliki lebih banyak fungsi daripada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan. Proxy server beroperasi pada layer Aplikasisebagai proxy dan juga beroperasi pada level sirkuit.



Kegunaan dan fungsi dari proxy server adalah untuk mengamankan jaringan pribadi yang dihubungkan ke sebuah jaringan publik dan sebagai firewall. Sedangkan pendapat lain menambahkan dan mendefinisikan fungsi proxy server dengan lebih jelas yaitu : menyembunyikan server tertentu dari publik demi keamanan; mempercepat akses ke resources yang diperlukan; membuka situs-situs yang diblokir ditempat-tempat seperti sekolah, kantor, dan sebagainya; melewati kontrol keamanan/parental; dan melindungi identitas saat sedang online. ada 3 fungsi utama dari proxy server yaitu : Connection Sharing, Filtering, dan Caching terhadap web server yang di request oleh client.

Untuk mengetahui cara konfigurasi proxy server, bisa membaca artikel berikut :

PENGERTIAN MAIL SERVER

Pengertian Mail Server

Mail server atau disebut juga sebagai e-mail server, digunakan untuk mengirimkan surat elektronik melalui media internet. Keberadaan email membuat pekerjaan pengirimian surat jadi lebih cepat dan efisien. Untuk membuat mail server harus terdapat SMTP dan POP yang digunakan untuk mengirim dan menerima surat elektronik.

Cara Kerja Mail Server



Proses pengiriman email bisa terjadi karena adanya SMTP (Simple Mail Transfer Protocol). Setelah dikirim email tersebut akan ditampung sementara di POP (Post Office Protocol). Ketika user email akun sedang online, secara otomatis mail client melakukan sinkronisasi dari POP.

Untuk mengetahui cara konfigurasi MAIL server, bisa membaca artikel berikut :


PENGERTIAN WEB SERVER

Pengertian Web Server



Fungsi utama sebuah server web adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Disebabkan sebuah halaman web dapat terdiri atas berkas teks, gambar, video, dan lainnya pemanfaatan server web berfungsi pula untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web yang terkait; termasuk di dalamnya teks, gambar, video, atau lainnya.

Pengguna, biasanya melalui aplikasi pengguna seperti peramban web, meminta layanan atas berkas ataupun halaman web yang terdapat pada sebuah server web, kemudian server sebagai manajer layanan tersebut akan merespon balik dengan mengirimkan halaman dan berkas-berkas pendukung yang dibutuhkan, atau menolak permintaan tersebut jika halaman yang diminta tidak tersedia.

saat ini umumnya server web telah dilengkapi pula dengan mesin penerjemah bahasa skrip yang memungkinkan server web menyediakan layanan situs web dinamis dengan memanfaatkan pustaka tambahan seperti PHP, ASP.


Pemanfaatan server web saat ini tidak terbatas hanya untuk publikasi situs web dalam World Wide Web, pada prakteknya server web banyak pula digunakan dalam perangkat-perangkat keras lain seperti printer, router, kamera web yang menyediakan akses layanan http dalam jaringan lokal yang ditujukan untuk menyediakan perangkat manajemen serta mempermudah peninjauan atas perangkat keras tersebut.

Web server merupakan salah satu layanan server yang paling popular. Karena dengan adanya web server tersebut, website kita bisa diakses oleh oranglain melalui media internet. Secara default web server berjalan pada protocol HTTP pada port 80/8080.

Cara kerja 

Cara Kerja Web Server ada 2 dan cukup sederhana yakni :

1. Menerima permintaan (request) dari client, dan

2. Mengirimkan apa yang diminta oleh client (response).

Untuk penjelasannya silahkan simak yang berikut ini :

Client disini dapat berupa komputer desktop dengan minimal memiliki browser dan terhubung ke web server melalui jaringan (intranet atau internet).

Komputer yang berfungsi sebagai server, dimana didalamnya terdapat perangkat lunak web server. Agar komputer ini dapat diakses oleh client maka komputer harus terhubung ke jaringan (intranet atau internet). Dalam jaringan internet, komputer ini bisa saja bernama www.google.com, www.snsd.co.id, atau memiliki kode komputer (disebut IP Address) seperti 202.10.20.10 dan 192.168.1.1.

Pertama-tama, client (user) akan meminta suatu halaman ke (web) server untuk ditampilkan di komputer client. Misalnya client mengetikkan suatu alamat (biasa disebut URL) di browser http://www.google.com. Client menekan tombol Enter atau klik tombol Go pada browser. Lalu apa yang terjadi? Melalui media jaringan (bisa internet, bisa intranet) dan melalui protokol http, akan dicarilah komputer bernama www.google.com. Jika ditemukan, maka seolah-olah terjadi permintaan, “hai google, ada client yang minta halaman utama nich, ada dimana halamannya?”. Inilah yang disebut request.

Sekarang dari sisi server (web server). Mendapat permintaan halaman utama google dari client, si server akan mencari-cari di komputernya halaman sesuai permintaan. Namanya juga mencari, kadang ketemu, kadang juga tidak ketemu. Jika ditemukan, maka halaman yang diminta akan dikirimkan ke client (si peminta), namun jika tidak ditemukan, maka server akan memberi pesan “404. Page Not Found”, yang artinya halaman tidak ditemukan.

Untuk melihat cara konfigurasi web server, bisa melihat artikel berikut :

PENGERTIAN FTP SERVER

Pengertian FTP Server

FTP (File Transfer Protocol) merupakan protokol yang berguna untuk transfer data antar komputer maupun anter jaringan. Protokol ini memiliki port 21 secara defaultnya. Protokol ini juga masih digunakan hingga sekarang sebagai media upload dan download data yang ada di internet.

Jenis-jenis FTP Server

Ftp server memiliki 2 jenis, yaitu :

1. Anonymous FTP
2. Private FTP

Anonymous FTP adalah FTP yang bisa digunakan dan dilihat oleh semua orang yang berada di internet. Apabila kita ingin membuka ftp jenis ini tidak perlu memasukan user dan password, jadi kita hanya perlu memasukan link ftp kedalam url browser.

Private FTP adalah FTP yang hanya bisa digunakan bagi mereka yang memiliki hak akses atau akun ftp tersebut. Apabila kita ingin membuka ftp jenis ini kita perlu memasukan akun seperti user dan password. Karena jenisnya yang private jadi keamanan datanya lebih terjamin dibandingkan dengan Anonymous FTP.

Cara Kerja FTP Server



Komputer client bertindak sebagai ftp client yang memberikan command atau query kepada si ftp server. Ftp server menerima command dari ftp client dan memberikan layanan sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh si ftp client. Ftp server itu sendiri adalah sebuah layanan untuk membantu tugas ftp client dalam melakukan proses upload dan download data antar komputer bahkan jaringan komputer.

Untuk melihat cara konfigurasi FTP server, bisa melihat artikel berikut :


PENGERTIAN DNS SERVER

Pengertian DNS 

DNS (Domain Name System) adalah sebuah aplikasi yang berfungsi untuk memetakan alamat IP ke domain atau dari domain ke alamat IP. DNS ini sangatlah penting keberedaannya didunia internet. Bayangkan kalau tidak ada DNS pasti semua orang susah untuk melakukan surfing diinternet dengan mengetik alamat IP untuk setiap wesite yang akan dikunjungi. Itulah tugas keberadaan DNS untuk memecahkan permasalahan pemetaan alamat IP internet.

Jenis DNS

DNS pada dasarnya dibagi menjadi dua jenis, yaitu :
1.    Primary Name Server (PNS)
2.    Secondary Name Server (SNS)
Primary Name Server (PNS) bertanggung jawab atas seluruh domain dan subdomain yang ada diseluruh jaringan internet. Sedangkan untuk Secondaru Name Server (SNS) sama seperti PNS hanya saja data yang terdapat di SNS diambil dari PNS.

Hirarki Domain

(.) Root merupakan hirarki domain tertinggi. Setelah root dibawahnya terdapat Top Level domain yang banyak kita jumpai, seperti .com, .net, .mil, dll. Tepat dibawah top level domain terdapat Secondary level Domain, SLD itu sendiri sering kita jumpai apabila kita ingin surfing website2 yang ada diinternet. SLD itulah yang kita jadikan sebagai keyword untuk menuju kehalaman suatu website. Kemudian dibawah scondary level domain terdapat Sub Level Domain.   Sub ini merupakan bagian dari secondary level domain, kalian pasti pernah kan mendapati alamat url seperti mail.google.com ? itu berarti google.com mempunyai sub domain yaitu mail untuk keperluan pengiriman surat elektronik terntunya. Itu semua adalah hirarki domain yang terdapat diinternet.

Cara Kerja DNS



Pasti banyak yang bertanya kok bisa sih aplikasi yang bernama DNS itu bisa bekerja sedemikian rupa ? jawabannya adalah karena DNS menggunakan relasi client-server untuk mencari suatu keyword. Ketika client mencari suatu website/host, maka si client akan mengirimkan query ke DNS Server. Query merupakan keyword yang dimasukan/ketik oleh si client, sekaligus sebagai satu permintaan untuk resolusi nama yang dikirimkan ke server DNS. Berikut cara kerjanya :

1.    Komputer client menggunakan aplikasi http/browser untuk mencari suatu host. Aplikasi yang digunakan client disebut sebagai resolver. Kemudian resolver menghubungi DNS server (name server).

2.    Name server akan mengecek database lokalnya apakah query yang diminta oleh si client ada atau tidak. Apabila ada maka nameserver akan mengembalikan IP address host ke resolver.

3.    Terakhir barulah si client bisa secara langsung berhubungan dengan website/host yang diminta.

Apabila tidak ditemukan pada saat nameserver mencari alamat IP di database lokalnya. Maka nameserver akan menguhubungi server root dan server lainnya, berikut cdara kerjanya :

1.    Apabila sebuah client mengetikan jessica.snsd.com pada browsernya maka aplikasi http (resolver) otomatis mengirimkan query ke DNS server atau DNS ISP. Jika di DNS ISP tidak ditemukan makan DNS ISP akan menghubungi server root.

2.    Pada saat DNS ISP (nameserver) meminta bantuan server root. Server root tidak mengetahui alamat IP dari domain tersebut, maka server root hanya memberikan alamat IP untuk domain .com

3.    Kemudian nameserver akan bertanya kepada server .com berapa alamat IP untuk domain jessica.snsd.com, si server .com juga tidak mengetahui tentang alamat IP tersebut. Maka server .com hanya memberikan alamat IP snsd.com kepada resolver.

4.    Selanjutnya nameserver bertanya kepada server snsd.com, akhirnya server snsd.com mengetahui alamat IP untuk domain jessica.snsd.com. Maka server snsd.com memberikan alamat IP domain jessica.snsd.com kepada si resolver.

5.    Terakhir barulah si client bisa secara langsung menghubungi host yang diminta yaitu jessica.snsd.com.

Untuk melakukan konfigurasi DNS server, bisa melihat artikel berikut :

1. Konfigurasi DNS di Ubuntu